Kecanduan Main Ponsel Dan Game Online 5 Jam Sehari, Dewasa Asal Asahan Jadi Buta

Posted by Ganas003 on 08.45 in

Kecanduan Main Ponsel dan Game Online 5 Jam Sehari, Remaja asal Asahan Makara Buta



Asahan, hetanews.com - Kisah ketagihan bermain ponsel dan game online berujung kebutaan dialami seorang terpelajar balig cukup akal asal Dusun Satu, Desa Pinanggripan, Asahan, Sumatera Utara. Korban berjulukan Surya Utama yang masih berusia 19 tahun.

Dia menceritakan, gangguan penglihatannya ini dirasakannya semenjak Ramadan silam atau pada Mei 2019. Awalnya penglihatannya kabur, namun sekarang sama sekali tak sanggup melihat.



Menurutnya, semua berawal dari kebiasaannya bermain game online melalui telepon pintarnya. Dalam sehari, ia sanggup fokus menatap layar ponselnya hingga lima jam. Aktivitas main ponsel ini rutin dilakukannya semenjak setahun terakhir.


“Setiap harinya sanggup tiga hingga lima jam. Kebanyakan main game online,” katanya.

Surya menuturkan, awal tanda-tanda gangguan penglihatan ini ketika matanya tiba-tiba memerah. Namun keesokannya kembali normal menyerupai biasa. Sejak muncul mata merah itu, penglihatannya perlahan memudar hingga mengalami tanda-tanda awal kebutaan.
“Seingat saya waktu malam hari mata ini merah. Tetapi paginya normal ulang. Namun semenjak itu, penglihatan saya kabur dan memburuk hingga pada kondisi menyerupai ini,” ucapnya.
Dengan kondisi kebutaan yang dialaminya, Surya sekarang tak sanggup menjalankan aktivitasnya menyerupai biasa. Dia sekarang lebih banyak menghabiskan waktu dengan terbaring.
Untuk berjalan, Surya harus meraba satu per satu dinding rumahnya. Bahkan untuk acara ke kamar mandi dan mengambil benda atau makan, ia harus dibantu.
Orangtuanya, Asnita menuturkan, sudah membawa Surya untuk berobat ke dokter. Mereka membawanya ke salah satu rumah sakit di Medan, kemudian menerima acuan ke dokter seorang hebat mata.

“Sudah empat kali kontrol. Selama kontrol juga diberikan obat tetes mata,” ujar Asnita.
Dia mengaku belum menerima keterangan niscaya dari dokter atas gangguan penglihatan yang dialami anaknya. Apa penyebabnya dikarenakan efek bermain ponsel atau ada faktor lain.
“Saya berharap anak saya sanggup sembuh menyerupai semula,” tuturnya.

sumber: inews.id