Suami Bunuh Istri Sebab Pasang Status Janda Di Facebook


Suami Bunuh Istri sebab Pasang Status Janda di Facebook

Kapolsek Kebon Jeruk AKP Erick Sitepu mengatakan, tersangka berinisial SO membunuh istrinya, SR, sebab kesal sang istri memasang status janda pada akun Facebook.



Selain itu, istrinya pun memblokir akun Facebook milik tersangka.
"Pelaku murka sebab istri tulis statusnya (di akun facebook) sebagai janda. Padahal mereka statusnya masih suami dan istri. Itu yang melatarbelakangi kejadian pembunuhan kemarin," kata Erick kepada Kompas.com, Kamis (29/8/2019).

Tersangka dan korban berselisih paham selama sebulan sebab tersangka terlalu posesif kepada korban.


"Kejadian pembunuhan kemarin itu juga merupakan titik puncak dari pertengkaran yang terjadi semenjak satu bulan kemudian akhir rasa posesif suaminya," ungkap Erick.



Kini, SO telah ditahan di Polsek Kebon Jeruk.


Jenazah SR (43) ditemukan di Jalan Pilar Lapangan Bola, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (28/8/2019) pagi.


Di badan korban ditemukan beberapa luka tusukan.

Demi Biaya Berobat Dan Lunasi Utang , Kakek Bau Tanah Ini Tetap Kerja Meski Harus Pakai Selang Di Hidung!


Demi Biaya Berobat dan Lunasi Utang , Kakek Tua ini Tetap Kerja Meski Harus Pakai Selang di Hidung!

Agar sanggup bertahan hidup di dunia yang fana ini, maka kita membutuhkan yang namanya uang. Untuk itu, kita harus bekerja keras atau melaksanakan bisnis untuk memperoleh banyak uang.

Sayangnya, meski sudah bekerja keras hingga mengorbankan kesehatan, seringkali hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan yang diharapkan.


Kesehatan semakin melemah, namun uang yang didapat hanya cukup untuk biaya hidup sehari-hari. Seperti yang dialami oleh laki-laki bau tanah berikut ini.



Dia bekerjsama berada dalam kondisi sakit, namun harus tetap bekerja sebagai sopir taksi online demi mendapat uang. Uang itu dipakai untuk membayar tagihan rumah sakit dan menafkahi keluarganya.


Kisah kakek ini pertama kali diunggah oleh akun Facebook Niramon Shicam. Pria Thailand ini mengunggah beberapa foto seorang kakek yang terlihat kurus dan sakit-sakitan, namun masih menjadi sopir taksi.

Saat berkendara, beliau bahkan menggunakan selang masakan atau selang oksigen yang tersambung ke hidungnya. Tubuhnya sudah kurus dan tinggal kulit serta tulang. 
Dari hasil perbincangan dengan Niramon, kakek ini menyampaikan bahwa beliau mengidap beberapa kondisi medis berbeda. Karena itulah, beliau membutuhkan banyak uang untuk membiayai perawatan medis yang diperlukan.


Jadi, beliau tetap memaksakan untuk menjadi sopir taksi meskipun kondisinya sangat lemah. Merasa iba, Niramon memperlihatkan uang lebih kepada kakek itu.


Tujuannya mengunggah kisah kakek ini dengan harapan, sesudah viral maka akan banyak netizen yang mau menyumbang dan membantu membayar biaya medis kakek ini.


Jadi, beliau sanggup cepat sembuh dan tidak harus bekerja dengan kondisi sakit-sakitan. Beberapa netizen memang terharu dan hendak membantu kakek ini



Namun, ada pula netizen yang memperlihatkan kritikan. Menurut mereka, sangat berbahaya seorang yang sakit menjadi sopir taksi. Kalau kondisinya mendadak drop, yang menjadi korban tidak hanya dirinya, tapi juga penumpang dan orang lain.


Netizen mempertanyakan dimana keluarga kakek ini sehingga beliau harus mencari nafkah seorang diri ketika sedang sakit.
Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, kisah kakek ini menyadarkan kita semua akan mahalnya kesehatan. Karena itu, mulailah ikut asuransi kesehatan dari sekarang, supaya jika kau sakit nanti tidak harus pusing-pusing lagi soal biaya, atau harus tetap bekerja ketika sakit kayak kakek ini. Gimana menurutmu?
Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang sanggup kami paparkan, Besar impian kami Artikel ini sanggup bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh alasannya ialah itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan semoga Artikel ini sanggup disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

Ruu Kuhp: Hidup Gelandangan Dapat Kena Denda Rp 1 Juta


RUU KUHP: Hidup Gelandangan Bisa Kena Denda Rp 1 Juta


RUU kitab undang-undang hukum pidana yang bakal disahkan pada waktu akrab lewat rapat paripurna dewan perwakilan rakyat RI masih menyisakan sejumlah pasal yang dianggap kontroversial. Niatan untuk dekolonialisasi kitab undang-undang hukum pidana itu, sekarang malah menjadi sorotan banyak pihak.
Salah satu pasal yang dinilai kontroversi yaitu RUU kitab undang-undang hukum pidana Bagian Kedelapan Penggelandangan Pasal 432. Pasal tersebut mengatur duduk masalah gelandangan.
Gelandangan sebagaimana dimaksud Pasal 432 sanggup dijerat pidana dengan hukuman eksekusi berupa denda kategori I atau senilai Rp 1 juta.
Pasal tersebut berbunyi, "Setiap Orang yang bergelandangan di jalan atau di daerah umum yang mengganggu ketertiban umum dipidana dengan pidana denda paling banyak Kategori I."
Diketahui, pembahasan RUU kitab undang-undang hukum pidana bakal dilanjutkan dalam tingkat II pengambilan keputusan Rapat Paripurna dewan perwakilan rakyat RI. Hal itu dilakukan seusai dewan perwakilan rakyat dan pemerintah menyepakati ketika rapat kerja di Komisi III hari ini.
Adapun perwakilan pemerintah yang hadir dalam rapat kerja tersebut yakni Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Diketahui, sebelum disepakati untuk dibawa ke rapat paripurna, Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin melempar pertanyaan terlebih dahulu.
"Apakah RKUHP sanggup kita setujui untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan dewan perwakilan rakyat RI?," tanya Aziz kepada seluruh fraksi dalam rapat kerja, Rabu (18/9/2019).


Pertanyaan serupa lalu dilontarkan Aziz kepada Yasonna sebagai perwakilan dari pemerintah. Baik fraksi maupun pemerintah menyatakan persetujuannya RUU kitab undang-undang hukum pidana dibawa ke dalam rapat paripurna untuk segera disahkan.

Suami Tertangkap Tangan Selingkuh, Istri Kaget Bukan Main Alasannya Sang Pelakor Adik Sendiri!


Suami Ketahuan Selingkuh, Istri Kaget Bukan Main Karena Sang Pelakor Adik Sendiri!

Membangun perahu rumah tangga bukan merupakan suatu hal yang mudah. Tentunya akan selalu diwarnai dengan permasalahan yang terjadi.

Untuk itu, sebelum memutuskan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih serius, sudah sewajarnya menyiapkan mental serta yang gak kalah penting mengenali pasangannya lebih jauh.


Bicara soal permasalahan dalam rumah tangga, belum usang ini di media umum viral dongeng seorang perempuan yang harus menelan perasaan pahit alasannya perselingkuhan suaminya dengan perempuan lain. Padahal ia masih berstatus sebagai istri sah sang suami.
Dilansir brilio.net dari Facebook Hanna Ramdzan, pada (15/7), Hanna pun menceritakan hal yang menciptakan dirinya sakit di akun Facebook miliknya yang berjulukan Hanna Ramdzan.
Hal yang menciptakan dirinya sakit itu ialah sang suami belakang layar ternyata tega berselingkuh dengan perempuan yang tak lain ialah adiknya sendiri.



“Di sini saya hingga kenangan mu dengan skandalmu (suami) adik ku sendiri. Aku tak tahan dengan orang modal suci sayang.. saya sangat sakit.. Dia hasut keluarga saya untuk membenci aku. Katanya semua fitnah. Aku sabar saya udah block kau tapi kok kau masih buat saya naik pitam. Siapapun sobat Nagn Ramdzan #lalakau berikan ini padanya. Aku tahu ada sobat Facebook yang sama dengan dia”, tulisnya.


Melalui akun Facebook miliknya itu Hanna membeberkan bagaimana kisah percintaan saudaranya sendiri dan sang suami.


Dalam unggahannya itu ia mengunggah beberapa gambar kemesraan adik dan suaminya sebagai bukti perselingkuhan mereka.




Atas skandal yang dilakukan adik dan suaminya, Hanna pun mengaku sakit dan kecewa. Terlebih saudara perempuannya itu telah menghasut keluarganya yang lain untuk membeci dirinya.


Hanna pun berharap siapapun orang yang berteman dengan suaminya itu sanggup memberikan pesan statusnya tersebut.


Curahan hati Hanna wacana problem rumah tanggannya itu kemudian viral dan ramai jadi perbincangan publik hingga telah dibagikan 3000 kali dan menerima banyak komentar.


Nana Ellyanna, “sabar syurgaku . eksekusi alam tu ada . insyallah kita senang satu hari nanti 😘😘💖💖💖”


Ila Fazilla Aripin, “ya Allah btul ke tu.. adik awk sendiri rampas suami awk.. Allah berlmbak laki bujg kt luar sana, sggup adik hncurkn umhtgga akk sendiri.”
Hayya Mahmud, “Zaman sekarang.. adik kandung sendiri pun boleh jadi duri dalam daging.. tu belom lagi yg depan bertalam, kiri mengumpat, kanan mengeji, belakang khianat… semoga kau terus kuat. Demi anak2… i feel u beb..nafkah jgn lupa tuntut. Itu hak ye.. wajib kena bagi….”
Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang sanggup kami paparkan, Besar impian kami Artikel ini sanggup bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh alasannya itu saran dan kritik yang membangun sangat dibutuhkan biar Artikel ini sanggup disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

Ikat Pinggang Penahan Lapar Pasangan Lansia Ini Menjadi Saksi Kemiskinan Hidupnya


Ikat Pinggang Penahan Lapar Pasangan Lansia Ini Menjadi Saksi Kemiskinan Hidupnya


Saat melihat Kondisi Nuru, perempuan lansia asal Konawe Utara menciptakan hati miris. Bagaimana tidak, perempuan berumur sekitar 60 tahunan lebih itu, dilarikan di RSUD Provinsi Sulawesi Tenggara, beberapa waktu yang lalu.

Nuru berasal dari Desa Poni-poniki, Kecamatan Motui Kabupaten Konawe Utara. Rabu, 27 Maret 2019, pagi, sebelum beliau terbaring di rumah sakit, Nuru sempat alami petaka yang menciptakan lengan dan sebagian dari wajahnya harus dibalut dengan perban dan mendapat perawatan intensif.


Saat pagi itu kira – kira pukul 08.00 Wita, Nuru tiba-tiba pingsan ketika mau menanak nasi dengan memakai kayu bakar. Tidak tahu apa penyebabnya, penyakit epilepsi yang menciptakan tangan kanannya sulit digerakkan tiba – tiba kambuh sebelum nasi sempat masak.



Saat itu, beliau tak bisa mengendalikan sakit yang tiba tiba-tiba, tubuhnya pribadi terbanting di atas bara api. Nuru pingsan. Tak ada orang lain di rumahnya yang bisa menolong. Suaminya yang juga sudah berumur lanjut, sedang berkunjung ke salah seorang tetangganya.


Saat siuman, Nuru masih tetap tetap terbaring di atas bara api. Teriakannya yang kesakitan, menciptakan salah seorang tetangganya bergegas ke pondoknya dan membantu memindahkan perempuan bau tanah itu dari atas bara api.


“Saya tiba-tiba jatuh, tak tahu kenapa, begitu berdiri saya sudah penuh luka-luka, saya berteriak panggil orang,” ujar Nuru terbata-bata dijumpai di rumah sakit.


Di rumah sakit, hanya ada beberapa tetangga yang menemani mereka. Nuru nyaris tak punya kerabat akrab di sana. Suaminya, tak bisa ikut menemani ke Kota Kendari sebab sudah uzur untuk menempuh perjalanan jauh.


Untungnya, meskipun dari kalangan tidak mampu, Nuru cukup mendapat perhatian. Petugas Dinas Kesehatan Konawe Utara yang dihubungi Liputan6.com mengatakan, sejumlah manajemen Nuru sudah diurus sehingga beliau bisa dirujuk ke rumah sakit.


“BPJS dan kartu keluarga sudah ada kami bantu uruskan. Mereka tak punya BPJS, dan surat keterangan tak mampu, juga sudah diurus. Kami berharap, pihak RSUD bisa meringankan beban keduanya,” ujar Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara, Sitti Riani Thayeb.


ikat Pinggang Penahan Lapar


Pasangan lansia asal Desa Poni-poniki Konawe Utara itu sering kehabisan makanan. Suaminya yang sudah berumur, hanya bekerja sebagai pemungut kelapa. Sedangkan, Nuru hanya ibu rumah tangga.


Upah Tahir memanjat kelapa didapat dari bagi hasil. Jika Tahir berhasil menjatuhkan 10 buah kelapa, laki-laki lansia itu akan mendapat penggalan lima buah kelapa.



Hasilnya, akan dikupas dan dijemur untuk dijadikan kopra. Namun, badan Tahir yang mulai bongkok, tak bisa lagi menahan banyak pohon kelapa, menyerupai dikala mereka gres menikah 10 tahun lalu.


Diakui Nuru, kadang mereka harus mengikat perut dengan tali atau kain bila tak ada kuliner yang bisa mengganjal perut. Cara itu, dianggap paling ampuh untuk mengatasi rasa lapar dikala tak ada makanan.


“Tetangga tak setiap hari bawa makanan. Suami juga tidak setiap hari sanggup uang,” ujar Nuru.


Beberapa tetangga mereka yang dijumpai di rumah sakit membenarkan. Pasangan ini, memang hidup hanya berdua dan tak mempunyai keluarga.


“Tahir kini hanya bertugas memungut kelapa agar sanggup uang untuk beli kuliner mereka berdua. Kalau terpaksa, kadang masih panjat juga,” ujar Lislani (32) salah seorang tetangga mereka di rumah sakit.


Kasmin (59), salah seorang tetangganya lainnya mengatakan, keduanya menikah sekitar 10 tahun lalu. Nuru yakni perempuan orisinil Desa Motui. Sedangkan Tahir, seorang perantau asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).


“Mereka saling kenal sebab Tahir sering ke kampung membeli atap untuk dibawa ke Binongko, Wakatobi. Di situ mereka kemudian menikah hingga hari ini,” ujar Kasmin.


Kasmin melanjutkan, keduanya sebelumnya tinggal depan jalan poros provinsi di Desa Matandahi, desa yang berdekatan dengan Poni-poniki. Namun, pemukiman keduanya dipindahkan warga ke dalam lorong di wilayah Poni-poniki.


Kedua pasangan Lansia ini tinggal di gubuk yang dibangunkan warga untuk mereka. Terletak di dalam lorong yang tak begitu jauh dari jalan raya, hanya ada beberapa rumah warga di sekitarnya.


“Kalau lihat pribadi rumahnya, menyerupai kandang. Kasian sebenarnya, kami juga sudah berusaha bantu-bantu,” ujar Kasmin, tetangganya.


Di gubuk yang terbuat dari kayu dan beratap rumbia itu, Nuru dan Tahir mengandalkan sambungan listrik dari tetangga. Namun, kadang hanya memakai penerangan lampu minyak.


“Mereka sudah usang di situ. Namun, pertolongan warga miskin tampaknya tak pernah mereka terima. Sebab, identitas mereka kata beberapa pihak tak jelas,” ujar Asman, salah seorang tetangganya.


Padahal berdasarkan Asman, keduanya juga berpartisipasi dalam acara desa bila dibutuhkan. Saat pemilihan kepala desa, pasangan lansia ini kata warga, ikut mendukung kepala desa yang dikala ini memimpin.


sumber : liputan6.com

Disangka Buncit Akhir Alkohol, Laki-Laki Ini Ternyata Mengandung Seorang Bayi


Disangka Buncit Akibat Alkohol, Pria Ini Ternyata Mengandung Seorang Bayi


berbadan dua dan juga melahirkan menggambarkan keadaan yang universal dirasakan tiap perempuan berusia. tetapi, gimana nyatanya bila yang berbadan dua merupakan seseorang laki – laki?

freddy mcconnel, seseorang laki – laki di inggris hadapi wacana tersebut. dikenal, freddy berbadan dua terlebih lagi telah melahirkan seseorang balita dari perutnya. tetapi sehabis ditelusuri, freddy nyatanya tidaklah laki – laki sejati sejak dari lahir.


freddy merupakan seseorang transgender, lahir bagaikan seseorang perempuan tetapi sehabis itu memutuskan buat jadi seseorang laki – laki.



dilansir dari intisari online, selasa (17/9/2019) , sejak kecil freddy benar tidak sempat terasa bahwa pribadinya merupakan seseorang wanita. kala mengenyam kuliah di university of edinburg, freddy terus menjadi tidak bahagia dan juga hasratnya jadi seseorang laki – laki terus menjadi kokoh.


pada umurnya yang ke – 25 tahun, freddy mulai menguji testosteron. terus menjadi hari badannya terus menjadi berbeda jadi laki – laki pada lazimnya, terlebih lagi bulu – bulu halus mulai berkembang di mukanya.


tidak cuma itu, ototnya juga tumbuh menyerupai seseorang laki – laki. suaranya pula lebih dalam, dan juga pada kesimpulannya ia melakukan pembedahan mengangkut dada dan juga hingga nampak betul-betul serupa pria pada lazimnya.

walaupun demikian freddy senantiasa mau mempunyai anak seorang diri, menyerupai itu dalihnya ia tidak mengangkut rahim. tetapi dokter memperingatkannya kalau testosteron hendak buatnya tidak produktif.


“jika kau mau mempunyai anak seorang diri, yang tersadu merupakan membekukan sel telur dikala sebelum denaturasi, ” kata dokter.


hendak namun proses rumit dan juga mahal, dan juga tingkatan keberhasilan rendah buatnya enggan melaksanakannya. sehabis sebagian usang freddy mulai menyudahi menyuntikan testosteron, dan juga buatnya haid berulang.


sehabis itu, ia membeli mani yang diambil buat proses ivf. kesatu kali karenanya kandas, tetapi ia melaksanakannya berulang kali. tetapi, sepanjang melakukan wacana tersebut karenanya tidak sempat dikenal, hingga sesuatu kala jantungnya berdetak begitu kilat.


ibunya menemaninya ke rumah sakit buat melakukan usg – b di mana mereka mendengar detak jantung di dalam perut freddy. perutnya terus menjadi membengkak tiap hari, terlebih lagi orang absurd yang tidak ketahui ia merupakan perempuan mengira perut buncitnya akhir bir ataupun minuman alkohol.


siapa sangka laki – laki tersebut berbadan dua, dan juga mempunyai anaknya seorang diri. proses kehamilan amat susah, namun ini bukan yang amat menyakitkan untuk freddy. kehamilannya ini membikin ia ketiadaan identitasnya, hingga – hingga ia terasa keholangan pribadinya. sehabis menghentikan injeksi testosteron, badannya usang – usang berbeda berulang ke feminisasi.



dikala sebelum berbadan dua, freddy berulang hadapi haid, rambut yang tubuh di muka mulai jadi tidak sering, pinggul melebar, perut jadi lunak, bunyi dan juga dadanya juga berangsur berulang.


sering – kali ia terasa kalau ia bukan laki – laki ataupun perempuan.


tetapi, sehabis anak itu lahir, freddy diisyarati bagaikan seseorang bunda pada sertifikat kelahirannya.


wacana itu karna bagi peraturan inggris kanak – kanak wajib mempunyai bunda pada dokumennya.


( sumber: tribunnewswiki. com )

Minum Air Galon Depot Lebih Berbahaya Dari Air Sumur Yang Diminum Mentah


Minum Air Galon Depot Lebih Berbahaya dari Air Sumur yang Diminum Mentah


Air merupakan kebutuhan utama manusia, tapi sebelum mengkonsumsinya, ada baiknya untuk memasak terlebih dahulu biar kuman mati dan tidak mengakibatkan penyakit.


Karena di dalam air mentah banyak terdapat kuman dan basil berbahaya yang tidak baik untuk kesehatan.
Pergerseran jaman ke masa yang lebih modern menciptakan masyarakat mulai memakai air isi ulang lantaran lebih mudah dan sanggup eksklusif diminum. Harga yang terjangkau menciptakan orang banyak menentukan air isi ulang daripada harus memasak air.

Sebenarnya mengkonsumsi air minum isi ulang mungkin saja sanggup mengakibatkan banyak sekali macam pernyakit yang disebabkan kuman dan bakteri. Seperti sakit perut contohnya.


Air isi ulang ternyata membawa efek yang kurang baik bagi tubuh. Proses sterilisasi yang diklaim memakai teknologi penyaring terkini ternyata tidak menciptakan air isi ulang ini bebas dari pencemaran kuman dan bakteri.



Banyaknya depot air minum dituding sebagai penyebab dari semua permasalahan ini. Persaingan menciptakan depot air minum menciptakan harga semurah murahnya, sebagai alhasil meminimalisir penggunaan sikat dan alat sterilnya


Oleh lantaran itu, kita boleh saja sesekali memakai air minum isi ulang tetapi jangan dilakukan sesering mungkin, dikarenakan efek yang ditimbulkan oleh air yang tidak bersih tersebut.


Sebaiknya juga untuk kebutuhan sikecil, alangkah baiknya kalau orang bau tanah terlebih dahulu memasak airnya sampai matang, dikarenakan daya tahan badan sikecil masih lemah.


sumber : tribunnews.com

Di Sragen Ada Rumah Berstiker Keluarga Miskin, Tapi Punya Kendaraan Beroda Empat Mewah


Di Sragen Ada Rumah Berstiker "Keluarga Miskin", Tapi Punya Mobil Mewah



Potret keluarga yang mempunyai "kemewahan" namun rumahnya ditempeli stiker "Keluarga Miskin" ada di Sragen. Stiker itu kontras dengan rumah mereka yang kokoh dan mulus, serta kendaraan beroda empat langsung di halaman.

Sebuah kendaraan beroda empat Toyota Rush berwarna silver metalik parkir di depan rumah Sukanti yang terletak di Dusun Dukuh RT 003, Desa Dukuh, Kecamatan Tangen, Sragen, Jumat 21 Juni 2019, siang. Rumah bercat putih dengan kusen jendela dan pintu yang dimilamin dengan warna cokelat muda berdiri di bersahabat simpang empat dusun itu.


Kanopi beratap galvalum dengan penyangga besi terlihat di bab depan rumah. Terasnya masih berupa plesteran adukan semen dan pasir namun di bab dalam rumah sudah berkeramik dengan ukuran 60x60 cm.

Siang itu, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Tangen Widowati didampingi Kaur Umum Desa Dukuh Ahmad Harun dan Kaur Perencanaan Desa Dukuh Yuyun Candrasari tiba dengan mengendarai motor. Motor mereka diparkir di daerah yang teduh di pinggir jalan di samping rumah Sukanti.


Ahmad Harun mengetuk pintu yang terbuka. Sementara petugas lainnya mengecek stiker belatar belakang kuning dengan goresan pena “Keluarga Miskin Desa Dukuh Kecamatan Tangen Kabupaten Sragen” yang melekat di dinding rumah Sukanti. Stiker itu agak mengelupas bab atas, Yuyun berusaha merekatkan kembali.



Ya, nama Sukanti tertulis sebagai nama kepala keluarga (KK) akseptor pemberian pangan non tunai (BPNT) dalam stiker itu dengan empat orang anggota keluarga. Sukanti pun keluar rumah sesudah mendengar ketukan pintu Harun. Dalam kunjungan itu Harun menjelaskan ingin mengecek pemasangan stiker “Keluarga Miskin” di rumahnya.


“Saya memang sudah usang sanggup pemberian dari pemerintah semenjak masih pemberian beras. Ditempeli stiker ya bahagia saja alasannya yaitu sanggup bantuan. Kalau sewaktu-waktu dilepas dan tidak sanggup pemberian ya anggap bukan rezeki saja,” ujarnya.


Sukanti mengaku suaminya bekerja pelihara ayam potong sebanyak 11.000 ekor. Ia membuktikan perjuangan ayam itu sudah usang dan jatuh bangun. Sukanti mengungkapkan kendaraan beroda empat Toyota Rush itu dibeli dari hasil pinjaman.


“Mobil utangan itu. Ya, buat transportasi ke sana ke mari berkaitan dengan pembuatan blower untuk perjuangan ayam itu,” ujarnya.